Lecehkan Warga Jember di Facebook, Pemuda Ini Masuk Bui

Lecehkan Warga Jember di Facebook Pemuda Ini Masuk Bui

Lecehkan Warga Jember di Facebook, Pemuda Ini Masuk Bui
Kelewat - Ini peringatan bagi anda para facebookers untuk berhati-hati dalam meng-update status. Gara-gara menghina Kota Jember dengan kata-kata kotor, akun facebook milik Hvq - Sang Bonek Prollink yang diduga milik warga Probolinggo, Sabtu (7/3/2015), sekitar pukul 13.00 WIB dilaporkan ke Mapolres Jember oleh enam warga dari berbagai kecamatan di Jember. 

“Kami sebagai warga Jember melaporkan hal ini ke Mapolres karena meresahkan dan sangat menghina kota kami. Harapan kami, hal ini bisa dijadikan pelajaran bagi warga lainnya agar menghormati dan saling menghargai kota orang lain,” ujar Febri Ary, warga Krajan, Kecamatan Sumbersari, Jember, yang ikut ke Mapolres bersama enam warga lainnya, Sabtu (7/3/2015). 

Laporan ketujuh warga ini dipicu oleh kejadian banjir yang melanda Kabupaten Jember pada Jumat (6/3/2015). Karena banjir, Hvq - Sang Bonek Prollink, membuat status yang menyulut kemarahan penikmat media sosial facebook di Jember. 

Dalam statusnya, sang pemilik akun menyebut kota Jember dengan kata-kata jorok menggunakan bahasa Madura. Tidak hanya itu, pemilik akun juga mendoakan Jember supaya tenggelam. 

“Ini sudah menghina kami semua, mas. Kata-kata tersebut diunggah di grup kami yang bernama 'Dari Jember Oleh Jember Untuk Jember,” imbuhnya.

Wawan, warga Cangkring Jenggawah yang ikut mendatangi Polres Jember, menambahkan, ia melaporkan penghinaan di facebook ini dikarenakan komentar di medsos sudah sangat ramai. Bahkan, menurutnya, ada salah satu anggota di grup yang mengetahui alamat pemilik akun dan berencana meluruk ke Probolinggo. 

“Kalau sampai teman-teman ke sana terus terjadi keributan, kan tambah bahaya mas. Makanya kami ke Polres, tujuannya untuk konsultasi dan melaporkan hal ini,” ujarnya. 

Pihak Polres Jember sendiri melalu petugas piket, menyarankan agar warga yang ada di komunitas grup di facebook tersebut melaporkan ke Polda Jatim, sebab antara pelapor dan terlapor beda kabupaten dan penyidik di Mapolda lebih bisa menangani kasus seperti ini. 

“Lebih baik sampeyan semua lapor ke Polda saja mas, soalnya menyangkut wilayah lain dan kasusnya terjadi di jejaring sosial. Dan saran saya, warga kalau melapor jangan setengah-setengah, dalam arti jangan sampai setelah lapor terus ditinggal, tapi harus ada yang bertanggung jawab,” ujar petugas dari Satreskrim saat menerima para pelapor. 

Sementara itu, keenam warga yang melapor ke Polres Jember masih akan berkoordinasi dengan beberapa temannya untuk melanjutkan laporannya ke Polda Jatim. 

“Kami akan koordinasi dengan teman-teman dulu, mungkin ada yang lebih tahu soal hukum, terutama IT, akan kami ajak ke Polda. Syukur kalau warga Jember yang tergabung dalam group DJOJUJ yang ada di Surabaya membantu kami untuk lapor lebih dulu,” ujar Febri sambil meninggalkan halaman Mapolres Jember.

Judul Lecehkan Warga Jember di Facebook, Pemuda Ini Masuk Bui
Deskripsi Lecehkan Warga Jember di Facebook, Pemuda Ini Masuk Bui Kelewat - Ini peringatan bagi anda para facebookers untuk berhati-hati dalam...
Author
Author Rating
4.5 / 5

All Fredy Tentang All Fredy

All Fredy adalah seorang Part Time Blogger dari
Pakumbang - Landak, Kal-Bar
Indonesia
Follow All Fredy @ | | |


Share Juga Ya Ke Temen


Seo Review
Share this article :